1 Keluarga Tewas Tertembak di Sumsel, Polisi Duga Bunuh Diri

Berita Tercepat – menyajikan informasi yakni 1 Keluarga Tewas Tertembak di Sumsel, Polisi Duga Bunuh Diri yang sedang hangat dan viral diperbincangkan netizen.

1 Keluarga Tewas Tertembak di Sumsel, Polisi Duga Bunuh Diri

Palembang – Polisi belum bisa memastikan penyebab tewasnya sekeluarga dengan kepala tertembak di Palembang, Sumatera Selatan. Dugaan sementara, Fransicus menembak anggota keluarganya, lalu bunuh diri.

“Sejauh ini memang hasilnya belum keluar. Tapi kalau mendengar keterangan saksi, ini adalah bunuh diri. Namun tetap harus menunggu hasil uji forensik,” kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain, Rabu (24/10/2018).

Zulkarnain mengatakan enam saksi yang diperiksa menyebut adanya tanda-tanda bawha korban Fransiscus berencana mengakhiri hidupnya. Tanda-tanda itu terlihat dari tulisan surat atau pesan kepada para sahabatnya melalui WhatsApp.

“Tanda-tandanya mengarah ke sana. Dia (korban) seperti putus asa. Apalagi keterangan di keluarga juga istrinya (Margareth) minta cerai beberapa kali. Karena kalau hanya karena ekonomi, rasanya tidak mungkin. Mereka ini orang berkecukupan,” imbuh Zulkarnain.

Selain itu, lanjut Zulkarnain, Fransiscus memanggil para pembantunya kemarin. Para pembantu itu dikasih uang yang bukan merupakan gaji.

“Bukan itu saja, kemarin malam korban Fransiscus juga sempat memanggil para pembantu dan yang bekerja sama dia. Ada yang dikasih cincin, ada juga yang dikasih uang Rp 2 juta dan itu bukanlah uang gaji, beda,” ujarnya.

Baca juga : Berita Bola Terhangat

Itulah yang disebut Zulkarnain sebagai tanda-tanda ada rencana bunuh diri Fransiscus sejak awal. Bahkan, sebelum mengakhiri hidup, Fransiscus lebih dulu menembak istri dan kedua anaknya dengan senjata api jenis revolver.

Selain istri dan anaknya, pria berusia 45 tahun itu membunuh kedua anjing yang dipelihara dengan menenggelamkannya di bak mandi.

“Sesuai pesan di kertas tadi ya, dia sudah sangat lelah dan sempat meminta maaf. Bahkan dia menyebut nama dua anjing yang ikut dibunuhnya,” tutup Zulkarnain.

Sebagaimana diketahui, warga di Jalan Said Toyib, Kompleks Villa Kebun Sirih, Palembang, mendadak heboh setelah adanya penemuan satu keluarga yang tewas. Korban yang berjumlah empat orang ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala.

Korban ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu pembantunya berencana membangunkan salah satu korban untuk berangkat sekolah.

Mereka yang ditemukan tewas adalah Fransiscus Xaverius ONG (45), Margaret Yentin (43), Rafael Fransiscus (18), dan Kathlyn Fransiskus (11).

Baca Juga :

Supported by : Agen DominoQQ , Agen BandarQ , Taruhan Bola Online

Updated: October 25, 2018 — 04:45

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kumpulan Berita Tercepat Indonesia © 2018 Frontier Theme